Gambar

Rabu, 07 Januari 2015

Puisi Tetesan air mata


Terangnya matahari tak mampu
mengalahkan gelapnya awan dihatiku
derai guntur yang menusuk jantung
tak henti-henti berhenti
dua mata yang berkaca-kaca
menghiasi bagaimana perasaan ini
dengan lembut mengalir begitu saja
air mata yang sudah lama dibendung

By: Nathaniel Siahaan
lihat puisi lainya disini

0 comments:

Posting Komentar