Gambar

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2015

Ucapan Pagi

Ucapan Pagi

Penantian yang ditunggu tiba
Saat sang raja menghardik kegelapan
Segala yang bernafas mulai sadar
Ketika sang raja menunjukan sinarnya
Sang ratu merayu dengan nafasnya
Menghembuskan nafasnya padaku
Begitu sejuk ku rasa
Dan aku menerima rayuan itu
Aku keluar menatap alam
Dan bersyukur atas rahmatNya
Aku masih boleh merasakan ini semua

silahkan download disini

Selasa, 18 Agustus 2015

High Dream



Aku tak mampu membuat banyak hal
Dengan keadaan ku sepertiini
Aku hanya mempunyai sebuah mimpi
Mimpi yang tinggi
Yang nantinya akan membuat ku besar
Aku tak lebih sebuah biji sesawi
Namun biji yang kecil itu
Mampu  menghasilkan hal yang luar biasa
Aku sadar, segala sesuatu tidak terjadi begitu saja
Dan itu ada pada diri sendiri
Ketika kita bisa percaya kepada seseorang 
Bahwa dia akan membuat mimpi itu kenyataan
Dan berserah padaNya bahwa dia yang memberi hujan
Disaat proses itu terjadi

Senin, 17 Agustus 2015

Puis : Ibu


Ibu
Di kala aku mendengar kata itu
Jantungku berdegup kencang
Seolah ada bom yang akan meledak

Ibu
Ketika kata itu terlintas di pikiranku
Tak ada sepatah katapun yang bisa kuucap
Mulut ini seolah terkunci rapat tak berjarak

Tak Jarang aku termenung, teringat akan kata itu
Aku merasa ada air di kedua bola mataku
Yang seakan tak tertahankan ingin mengalir
Terkadang tanpa sadar butiran bening harus mengalir dipipiku

Ibu... aku lelah berlari
Aku lelah sendiri
Ingin ku bersamamu
Namun aku tak bisa menggapaimu
Cahayamu terlalu silau untuk kucapai

lihat puisi lainya disini 

Selasa, 11 Agustus 2015

Puisi: Sperti Rusa



Ku tau tak ada tempat yang layak bagiku
Bahkan tak layak di sebut sebagai manusia
Namun kusadar, walaupun aku berlumpur dosa
Ada satu sosok yang tetap setia menaungiku
Dan kini aku dapat merasakan kemanisan yang dibrikanNya
Bagai seekor rusa yang haus akan air
Aku ingin seperti itu
Datang kepadaMu supaya aku boleh bersih dalam sungaiMu
Dan aku ingin minum dalam sungaiMu 


lihat puisi lainya disini 

Rabu, 29 April 2015

Puisi: Cinta Terpendam




Tatkala aku lewat
Aku hanya melihat begitu saja
Namun bayang mu menghantui ku
Membuat ku ingin melihat mu lagi
Senang rasanya hanya melihat mu
tapi, aku munafik 
saat melihat mu dengan temanku
karena aku mengiginimu seorang
Harus berapa lama aku melihat mu
melihat mu seperti mangga di sebuah pohon
 tak sanggup aku mencuri mu 
tak mampu juga aku 
meminta izin untuk mengambilmu
aku hanya bisa berharap 
kau jatuh dari tungkaimu
atau menanti pemilikmu 
menyodorkannya untukku



lihat puisi lainya disini 

Rabu, 25 Maret 2015

Puisi: Terimakasih Mama




      Engkau memberikan hidup mu untuk kelahiranku
      Engkau memberikan kasih sayang dalam hidupku
      Engkau memberikan pundak, saat aku menangis
      Engkau memberi harapan, saat harapanku hilang
                Engkau seperti sayap dalam meraih mimpiku
                Yang selalu menerbangkanku untuk melihat isi dunia ini
                Sehingga aku berjanji untuk selalu memberikan yang terbaik
     Cintamu padaku telah melekat didalam hatiku
     Aku selalu mengingat senyummu disaat aku kecil
     Karena engaku selalu memberikan segalanya untukku
                 Terimakasih Mama...
                 Cinta mu yang tulus dalam membesarkanku
                 Telah membuatku mennjadi diriku sendiri
    Dan maafkan aku yang selalu mengeluh
    Selalu menuntut lebih dan membuat mu bersedih
    Aku bingung bagaimana membalas kebaikanmu
                  Terimakasih mama, Aku sayang padamu

lihat puisi lainya disini 

Kamis, 12 Maret 2015

Puisi: Kita Semua Bersaudara


Apa yang mendorong kita 
Untuk saling menghakimi,
Untuk saling menghujat?
Sehingga kita rela 
saling membunuh...
Antar suku, agama, jabatan
Hewan di hutan saja 
saling melindungi dan mengasihi
makan-memakan sudah jadi
komposisi kehidupan mereka
lalu, apakah yang menjadi komposisi manusia
sehingga mereka rela 
untuk merengut nyawa sesama?
jagan kita membahayakan 
hidup sesama kita,
melainkan kita harus melindungi mereka
dan memprioritaskan untuk hidup damai

lihat puisi lainya disini 

Selasa, 03 Februari 2015

Puisi Cinta Sejati


birunya langit cerah 
dihiasi putihnya awan
kicauan merdu burung 
menambah polesan cantiknya langit
birunya lautan tenang 
memantulkan hangatnya matahari
tarian ikan yang begitu menawan
memancing ombak ikut menari
mawar biru yang ku pegang
tak sabar untuk lepas dari tanganku
untuk berpindah ketangan mu
kau pujaan hatiku
yang menaungiku 
dalam langit kasihmu
yang menyejukanku 
di setiap senyummu
yang memancingku untuk selalu semangat
biarkan mawar biru ini 
menjadi saksi cinta kita

lihat puisi lainya disini 

Senin, 26 Januari 2015

Puisi Penguasaan Diri


 Marah, egois, dan tak sabaran
 Tak ingin mendengar penjelasan oranglain
Menghakimi tanpa hal yang jelas
Apakah itu yang kita kehendaki?
Apakah itu yang diajarkan setiap agama?
Tak pandang kaya-miskin, tua-muda, pria-wanita
Penguasaan diri harus kita miliki
kita membutuhkan sesama dalam hidup kita
Tolong, Tuhan bantu hamba dalam mengusai diri
Supaya jalanku tertuju pada jalanMu
Hanya dengan kekuatanMu itu bisa terjadi
Damai, mauberbagi, dan sabar
Menjadi pendengar yang baik untuk sesama
Dan menghakimi dengan adil.

lihat puisi lainya disini 

Minggu, 25 Januari 2015

Puisi Berubah Sebagai Anak


  

Aku hidup di dunia ini, Aku mati di dunia ini
Aku mengikuti semua keinginan daging
Aku menjadi hamba dunia ini.
Sejenak aku merenungkan hidup ku
Tak jauh beda dari binatang
Hidup, Makan, Minum, Tidur, Bekerja dan Mati
Ooh, Tuhan betapa bodohnya aku
Aku melupakan Engkau sangpencipta
Ajari aku jalan-jalanMu Tuhan
Ubah hatiku untuk menuruti perkataanMu
Aku ingin menjadi anakMu
Dan Engkau menjadi Bapaku

lihat puisi lainya disini 
Nb: Buah tak jauh dari pohon'a jk pohon itu baik buah itupun baik, dan jika Orangtua kita baik tentu anaknyapun akan baik pula sesuai dengan nasehatnya

Minggu, 18 Januari 2015

Puisi Cinta Akrostik CABUL


Ceritakanlah padaku
Apa yang kamu rasakan
Baik itu suka ataupun duka
Untukmu semua waktuku
Lebih dari yang kamu pikirkan

:D
lihat puisi lainya disini 

Rabu, 14 Januari 2015

List Puisi Always For you

Puisi Sebatang korek api



Bentuk mu yang kecil
Bentuk mu yang mungil
yang sering diangap remeh 
oleh banyak orang
tapi sebenarnya 
kau bentuk yang sempurna
ukuran mu yang kecil
memudahkan ku 
untuk menciptakan kehangatan
walau hanya sebentar
tapi begitu bermanfaat
sehingga kini kau bisa beristirahat
tugas mu kini digantikan dengan pemantik
yang berbentuk gas dan tahan air
semoga kau beristirahat dengan tenang
Sebatang Korek Api yang menjadi inspirasi bagi para penemu 

lihat puisi lainya disini

Rabu, 07 Januari 2015

Puisi Tetesan air mata


Terangnya matahari tak mampu
mengalahkan gelapnya awan dihatiku
derai guntur yang menusuk jantung
tak henti-henti berhenti
dua mata yang berkaca-kaca
menghiasi bagaimana perasaan ini
dengan lembut mengalir begitu saja
air mata yang sudah lama dibendung

By: Nathaniel Siahaan
lihat puisi lainya disini

Selasa, 06 Januari 2015

Puisi Persahabatan


awalnya hanya aku
kemudian menjadi aku dan kamu
tak lama menjadi aku, kamu dan kita
walaupun kita tidak sama
namun satu yang menjadi kekuatan kita
yaitu persahabatan..
ketika aku sendiri, 
kamu datang menghampiriku
kamu menghibur aku disaat aku bersedih
kamu mengajariku banyak hal
sehingga aku dan kamu
membuat kita saling tersenyum
dan kita akan selalu bersama
baik duka dan suka yang akan kita hadapi kelak

By: Nathaniel Siahaan
lihat puisi lainya disini

Senin, 29 Desember 2014

Puisi Akrostik Happy New Year 2015

Nah, tak terasa tahun sudah berganti lagi nih
Eem, kebiasaan yg buruk jagn di bwa ke thun yg bru ya..
Walaupn terbawa, ya stdknya tdk seburuk tahun yg lama donk.

Yups, di tahun yg bru hars smkn brsikap postif dan dewasa
Entah bgaimnapn keadaan'a kt mmg hrs brubah di th yg baru ini
Agar kita bsa mmbgn Indonesia yg lbh maju lagi
Raih impian di tahun 2015 supaya kita mnjadi SDM yg SUPEER

SELAMAT TAHUN BARU KAWAN, SALAM HANGAT DARI SAYA ;)

Senin, 22 Desember 2014

Puisi "Kekuatan Doa"


Gelap, Hampa dan Hambar itu yang kita rasakan
Saat cobaan datang kita merasa buram
Tak dapat berpikir dengan jernih
Tak dapat melihat dengan baik,
Semua jadi kacau..
                             Namun sang Maha Kuasa tak hanya diam
                             Dia tak hanya memberi cobaan
                             Tapi Dia juga memberi jawaban
                             Jawaban untuk setiap masalah kita
Dia yang menerangi kita
Dia yang memberikelegaan pada kita
Dia memberi rasa kepada kia
Menjernihkan pikiran kita
Dan menjelaskan kepada kita 
Maksud dari rencana-Nya
Yang menurut kita begitu pahit rasaNya
               Berdoalah supaya Dia memberi kita terang, kelegaan dan rasa
               Doa orang benar, jika dengan yakin di doakan besar kuasanya
               Doa adalah nafas kehidupan
               Dan Doa adalah penghubung antara kita dan sang Pencipta

lihat puisi lainya disini

Minggu, 21 Desember 2014

Puisi "Kado Natal"



Kado Natal
 Hari Natal telah tiba, lagu puji-pujian telahterdengar
 Setiap rumah semakin cantik dengan hiasan Natal
 Setiap orang mulai mempersiapkan Kado Natal
                      Andai aku dapat memilih sebuah kado
                      Aku ingin memilih sepasang lilin
                      Sepasang lilin yang menerangi gelap malam ku
Aku ingin menjadi lilin kecil
Lilin Kecil yang mampu memberi terang
Lilin keci yang mampu memberi kehangatan

lihat puisi lainya disini

Sabtu, 20 Desember 2014

Puisi "berserah kepada yang kuasa"


Disaat kita sendiri, merenungkan arti hidup ini
Begitu banyak kesalahan yang telah kita lakukan
Sehingga tak pantas untuk diingat
Walaupun panas terik matahari membakar bumi
Tapi hujan mampu menyejukkan dunia ini
Andai kesalahan itu dapat terganti...
                      Aku hanya berserah kepada yang kuasa
                      Ketika aku mati kelak, sekiranya Dia menggampuni ku
                      Aku tak ingin seperti rumput yang terbakar
                      Aku ingin menjadi kayu yang terbakar
 Rintikan hujan yang merdu menenangkan hatiku
Gelegar guntur yang mencekam jiwaku,
Tuhan, jangan ingat dosaku..
Tak ada yang berharga dari diri ku

lihat puisi lainya disini

Minggu, 17 Agustus 2014

Puisi Kemerdekaan Indonesia



Sekarang ini adalah zaman nya teknologi
Lalu, sampai kapan kita akan tertidur?
Tertidur dengan penjajahan secara tidak langsung
Penjajahan yang menghilangkan rasa kemanusiaan kita

Saat ini, di umur ke-69 kita harus bangkit
Kembali kita bangun lima sila dalam lingkungan kita
Saat nya kita tunjukan pada mereka
Bahwa Indonesia ada, dan kita ada untuk Indonesia

Tunjukan pada mereka, bahwa kita bisa
Kita bisa lebih baik dari mereka
Dari mereka yang dulu menjajah kita
Untu saat ini dengan lantang kita bisa berkata
MERDEKA!! MERDEKA!! MERDEKA NEGARAKU!!

#34N

lihat puisi lainya disini